Surga Bukan untuk Nenek-Nenek *?



Karikatur dari Internet
بسم الله الرحمن الرحيم

Alkisah, ada seorang anak bertanya dan bercerita tentang Surga kepada Ibunya *Ummi*. Remaja itu namanya Salim kira-kira umurnya 7 tahun.
Salim sering dan hoby mengikuti pengajian, rata-rata 5 kali dalam satu minggu. Hmm,.. rajin bener anak ini..  Kalo anda Sahabat Lishan berapa kali ngajinya ya? hihi..  ^^Malu untuk menjawab ya^^ kasihan,..

Para hadirin semua,.. Nich obrolan antara Salim dan Ibunya:   `^disimak yaa... Come on..



Salim                   : "Bu, siapa saja yang boleh masuk Pintu Surga? Dan  apa kunci untuk 
                               membuka Pintu Surga?
Sang Ibu             : Baginda Nabi Muhammad Shallallahu‘Alaihi Wasallam di dalam hadits yang diriwayatkan Sahabat Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:
“Allah berfirman (artinya): ”Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih (kenikmatan Al Jannah) yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga, serta terlintas di hati manusia. (HR. Muslim no. 2824)
Ada empat sifat yang disebutkan dalam ayat QS. Qaaf: 31-35, yaitu: (1) awwab (hamba yang kembali pada Allah SWT), (2) hafiizh (selalu memelihara aturan Allah SWT), (3) takut pada Allah SWT, dan (4) datang dengan hati yang muniib (bertaubat).

Salim                  : “Baik saya mengerti. Buu,.. katanya di Surga tidak ada nenek-nenek 
                              satu pun!”
Sang Ibu             : “Kata siapa Salim?!”, tanya Ibu sambil terkejut mendengar 
                              ucapan Salim.
Salim                  : “Kata Ustadzah Annisyah Bu,.. di pengajian sore kemarin, Di Surga itu tempat para Bidadari Surga berkumpul, katanya berwajah cantik, pipi-nya ada yang merah delima, pokoknya di dunia ini tidak ada tandingannya, Pangeran Surga juga ada Buu,.. Jadi di Surga itu  tidak ada nenek-nenek Bu.”

Sang Ibu             : “Hm,.. Memang Salim anak pinter dan shaleh,..” *sambil memeluk 
                             dan mencium kening Salim*
Salim                  : “Benar kan Bu?”
Sang Ibu             : “Iya Benar, Salim harus rajin beribadah dan dekat pada Allah SWT, 
                             supaya nanti di Surga Salim bisa bertemu dan menyapa Bidadari Surga”
Salim                 :  Aamiin,.. makasih Ibuu.. *kemudian Salim gantian mencium 
                             pipi Sang Ibu*

Pengeeeenn... (ayo kasih ucapan selamat buat si Salim dulu) Hihi...
Kalo pun, Anda ingin ditemeni nenek-nenek di Surga.. Boleh, silahkan, bebas memilih.. InsyaAllah permintaanmu akan langsung dikabulkan.. (^_^) [toeng..]

Sudah tahu kan para hadirin semua.. Di Surga itu tempat Para Bidadari sesungguhnya..
Hayo, pilih mana Sahabat Lishan? Bidadari Surga atau Nenek-Nenek? Hehe.. **Kabuuuuuurr..

Maraji: By author Fannani Lishan 


http://fannanilishan.blogspot.co.id/2016/04/sandal-swallow-sandal-flamboyan-bergaya.html


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...