![]() |
| bukan properti aku |
*** mengenang masa itu
Kira-kira saat masih usia lima tahun aku dikenalkan permen karet oleh
Alm. Kakak –pertama-- Ku. Dia menawarkan
padaku dan mengajariku bermain menggelembungkan permen karet biar menjadi
sebuah balon mungil. “Jangan ditelan ya”,
katanya. *memperingatkanku
Pertama kali coba, aku berhasil memuntahkan permen karet keluar dari
mulut ku. Haha…
Sejak itu, aku tak putus arang dan ngak nangis, aku belajar sendiri. Alhasil kini aku bisa, meskipun
asal-asal saja versi aku sendiri dalam mengunyah, tidak sesuai dengan standar Kesehatan Internasional. *memang ada peraturan semacam itu?









